Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Menggunakan Implan Koklea

Implan koklea atau yang dikenal dengan Cochlear Implant (CI) adalah alat bantu mendengar bagi mereka yang mengalami gangguan pendengaran sangat berat. Qina, anak saya, adalah salah satu penggunanya. Cerita perjalanan mendengarnya juga sudah pernah ditulis di sini

Setelah implan koklea ditanam dan terpasang di dalam telinga, barulah mikrofon dan prosesornya bisa digunakan sebulan kemudian. Mikrofon dan prosesor ni akan berada di luar, tepatnya dicantelkan di daun telinga. Namun, itu tidak serta merta membuat pengguna bisa mendengar seperti halnya kita pada umumnya. Jadi, banyak hal yang perlu dilakukan baik oleh pengguna maupun pendampingnya agar proses mendengar ini bisa berjalan optimal.  Beberapa hal yang perlu dilakukan tersebut adalah sebagai berikut :


Mapping

Mapping adalah proses pemrograman pada implan koklea. Mapping ini akan dilakukan secara bertahap.  Pada awalnya, yang bisa didengar anak adalah seperti bunyi "bip" saja. Dan selanjutnya terus mengalami peningkatan sambil melihat respon anak dan efektifitas alatnya pada proses mendengar dan berbicaranya. 




Dan setelah beberapa bulan, biasanya hasil mapping ini akan bisa terlihat. Targetnya tentu adalah pengguna bisa mencapai zona mendengar di semua frekuensi yaitu di sekitar 20 db. Hal ini bisa diuji dengan menggunakan aided test. Jika target sudah tercapai, maka proses mapping ini selanjutnya akan menyesuaikan kondisi si anak. Nah, pada saat seperti inilah peran pendamping sangat diperlukan apalagi jika si pengguna masih kecil. 

Beberapa kondisi yang perlu diperhatikan adalah apabila si anak merasa kurang nyaman dengan implannya, kurang bisa mendengar beberapa huruf atau kata, atau tidak merespon suara atau pembicaraan orang di sekitarnya. Qina yang masih anak-anak ini pun beberapa kali mengalami kondisi tersebut. Dan memang kita sebagai orang tuanya atau pun guru di sekolah yang menyadari bahwa ada yang janggal dengan proses mendengarnya. Nah, jika sudah merasa ada yang janggal maka jangan ragu untuk membawanya ke audiolog untuk dilakukan mapping. Biasanya setiap mapping ini , memang selalu terbukti kalau ada pengaturannya yang sudah tidak optimal dan perlu penyesuaian. Untuk jangka waktunya, setiap anak tentu berbeda. Namun berdasarkan pengalaman pada Qina, bisa dikatakan proses mapping-nya dilakukan hampir sekali setahun.


Membersihkan dan merawat alat

Alat yang perlu dirawat dan dibersihkan ini adalah berupa prosesor suara yang menggantung di telinga serta bagian magnet yang menempel di belakang telinganya yang berfungsi sebagai pengirim sinyal suara ke bagian implan di dalam telinganya. Bagian luar inlah yang sering terpapar debu, keringat bahkan kelembapan. 

Untuk menjaga kebersihannya, perlu dilakukan perawatan dengan sikat atau lap yang bersih termasuk pada sela-sela  prosesornya. Selain itu, setiap malam, setelah alat digunakan, simplanlah di dalam kotak pengering. Hal ini adalah untuk menghindari kelembapan yang berlebih sehingga bisa memicu jamur dan menyebabkan alat menjadi rusak. 


Mengganti microphone cover

Microphone cover ini berfungsi sebagai pelindung dari debu dan kotoran lain. Namun, cover inilah yang akhirnya menjadi tameng yang terkena kotoran tadi. Jika suara yang diterima sudah kurang maksimal, maka cover sudah harus diganti. Bahkan penggantian ini dianjurkan dilakukan secara berkala yaitu tiga bulan sekali. Namun, penggantian ini seringkali terlupakan. Jadi, disarankan untuk memasang pengingat agar tidak lupa ya..


Menyediakan baterai cadangan

Pada awal Qina memakai implan dulu, sempat terpikir mengapa harus ada baterai cadangan. Karena harganya sendiri bisa dibilang relatif mahal. Namun, ternyata keberadaan baterai cadangan itu sangatlah penting. Jika baterai yang satunya sudah habis dan harus dicas, maka ada waktu dimana si anak tidak menggunakan implannya. Waktu kosong yang bisa mencapai 4 jam ini sangatlah disayangkan, karena si anak tidak bisa mendengar, dan proses latihan mendengar dan berbicaranya pun tidak berjalan. Jadi baterai cadangan memang sudah seharusnya dipunyai bagi setiap pengguna implan ya.. 

Selain masalah ketersediaan baterai cadangan, ada hal penting lain yang perlu diperhatikan mengenai baterai ini, yaitu masalah pengecasan. Untuk baterai yang dicas, sebaiknya dilakukan secara wajar, jangan sampai kebablasan dalam mengecas. Hal ini dapat menyebabkan masa baterai akan berkurang ketahanannya. Qina pun pernah mengalami hal tersebut. Bahkan sampai harus diganti, Alhamdulillah saat itu masih dalam masa garansi, hehe..


Penyediaan tempat penyimpanan prosesor

Tempat penyimpanan ini bisa terbuat dari apa saja. Namun disarankan agar terbuat dari bahan tahan air dan tahan tekanan dan goncangan. Qina sendiri, saya berikan kotak 'lock n lock' yang berukuran cukup kecil namun implan bisa aman dan terlindungi. 

Tempat penyimpanan ini sangat berguna seperti saat kita sedang melakukan perjalanan, saat berenang, maupun tidur. Sehingga  ketika tidak digunakan, implan bisa disimpan di tempat yang aman dan terlindungi. 

Jadi, itulah beberapa hal yang perlu dilakukan setelah menggunakan impan koklea. Hal-hal tersebut perlu dilakukan agar keberlangsungan komponen implan koklea bisa terjaga dan proses mendengar pun bisa berjalan optimal.  

You Might Also Like

0 komentar