Mulai Membentuk Kebiasaan Baik Sebelum 40 Tahun

Tahun baru telah datang, namun yang menjadi fokus pemikiran saya adalah bahwa tahun ini usia saya akan genap 40 tahun. Waaah.. dulu saya merasa bahwa umur 40 itu adalah umurnya om-om dan tante-tante. dan ternyata InsyaAllah sebentar lagi saya akan mengalaminya. Sudah kepala empat euy..!

Namun, sesuangguhnya yang menjadi konsen saya bukanlah masalah sudah tua ataupun sejenisnya.. Namun, bahwa umur 40 itu merupakan saat dimana kebiasaan kita tak akan mudah berubah. Kita akan sulit lepas dari kebiasaan saat mencapai umur 40 tahun tersebut. Jadi ini adalah sesuatu yang harus kita mulai sekarang, bukan nanti menunggu angka 40 tahun itu datang. Sehingga, saya pun berusaha merenungi kembali apa saja kebiasaan-kebiasaan yang ingin saya bentuk dan kembangkan. Sehingga setelah umur 40, itu akan menjadi kebiasaan baik yang menghiasi umur-umur saya nanti. 

Beberapa kebiasaan sudah saya coba beberapa bulan ini, dan semoga itu tetap berlanjut. Beberapa di antaranya adalah :

Mengatur pola makan

Seiring bertambahnya umur, metabolisme kita pun berubah. Tidak seperti dulu lagi. Jika mencoba makan dengan cara yang sama, maka akan mudah sekali untuk mengalami kenikan berat badan. Hars diakui bahwa kita tidak bisa lagi menyamakan pola makan seperti dulu lagi. Sudah tidak bisa makan seenaknya dengan porsi besar. Bukan hanya berat bdan yang akan bertambah, namun juga penyakit akan mudah mendekat. 

Seperti yang pernah saya tulis di tulisan sebelumnya, bahwa pola makan yang saya terapkan bukanlah pola makan yang menyiksa. Bukan pola makan yang sulit untuk saya lewati. Bukan pola makan diet ketat yang akan menurunkan berat badan seara drastis. Namun, pola makan yang saya lakukan adalah pola makan yang mudah dan bisa saya lakukan terus-menerus dan inilah yang akan menjadi kebiasaan nantinya. 

Inti dari pola makan tersebut adalah, mengurangi karbohidrat di setiap makannya, dan perbanyak sayuran. Biasakan mengkonsumsi cuka sebelum makan agar bisa mengatur gula darah. Beberapa makanan yang kurang sehat seperti gorengan pun diusahakan dihindari tentunya, namun jika ingin makan pun tentu tidak apa-apa hanya porsi kecil, ya..cukup satu saja misalnya. Intinya tidak berlebihan. 

Waktu makan pun juga diusahakan sebelum malam sudah tidak dilakukan lagi. Dan saat pagi hari, biasakan menunda sarapan semampunya. Ini berhubungan erat juga dengan intermittent fasting, yaitu mengtur jendela makan dan puasanya. 

Setelah beberapa waktu saya melakukan cara ini, Alhamdulillah perut terasa lebih enak, maag pun membaik, dan berat badan turun. namun, rasanya saya tidak melakukan diet berat. Lambung pun sudah lebih mengecil dengan sendirinya. Jadi, sedikit makan pun sudah kenyang. 

Olahraga sederhana

Melakukan olahraga di sela kesibukan sehari-hari memang tidaklah mudah. Keinginan memang ada untuk melakukan olahraga ini dan itu, namun kenyataannya terhambat oleh kegiatan lain yang sulit dilepaskan. Akhirnya saya menemukan olahraga yang ternyata sangat bagus, murah dan tidak memakan banyak waktu, yaitu jalan kaki. 

Jalan kaki minimal 30 menit, ternyata sangat cukup membuat badan bugar. Bahkan jika dilakukan pada pagi hari bisa membuat kita bersemangat untuk menghadapi hari. Kegiatan ini pun bisa kita selipkan di keseharian kita. Dan untuk memulainya,memang tidak boleh banyak mikir. Tapi, lakukan saja.. InsyaAllah nanti akan ketagihan, hehe.. 

Tahsin atau memperbaiki bacaan Al Quran

Membaca Al Quran, walaupun sudah dilakukan sejak kecil,  namun kenyataannya bacaannya masih banyak yang salah dan perlu diperbaiki. Bahkan ada beberapa aturan yang sering kita lewatkan. saya sudah mencaoba mendaftar online untuk tahsin ini,   Namun ternyata jadwalnya masih belum dapat. Akhirnya saya mendapatkan info bahwa mesjid dekat rumah memiliki kelas tahsin. Awalnya saya gugup dan malu juga. Namun, akhirnya saya pun mencoba mendaftar, Dan ternyata kelas tahsinnya sangatlah menyenangkan. Memiliki komunitas yang sama-sama belajar pun menambah semangat dan ghiroh dalam islam. Alhamdulillah.. Jadi, jika ingin belajar Al Quran tidak perlu malu, datang dan mendaftar sajalah.. Coba ikuti, insyaAllah akan merasakan aura dan semangat yang berbeda. Tidak sabar rasanya menunggu hari tahsin datang kembali.

Belajar Bahasa Arab

Belajar bahasa Inggris tentu sudah biasa. Namun, suatu saat saya terfikirkan untuk mulai mempelajari bahasa arab. Karena bahasa arab ini adalah bahasa Al Quran. Sholat yang kita lakukan setiap harinya pun menggunakan bahasa Arab. Ingin rasanya bisa mengerti arti dan memahaminya. Tentu saja belajar sendiri bagi saya pribadi akan sulit. Lewat kuliah bahasa arab juga tentu sulit. 

Akhirnya, keinginan saya dikabulkan oleh  Allah. Ada jalan keluar yang memudahkan saya untuk mulai belajar, yaitu belajar online. Sistemnya adalah, setiap hari Jumat, materinya akan dibagikan lewat whatsapp. Materi berupa video, pdf dan lewat buku yang sudah dinfokan untuk dimiliki. Ada tugas hafalan dan kuis yang harus diisi. Lewat tugas ini kita dipaksa untuk disiplin dan tergerak untuk terus berusaha belajar. Lewat kuis pun kita bisa menilai kemampuan kita saat itu.  Setelah beberapa bab akan ada penilaian akhir untuk menentukan kita lulus atau tidak. Jika lulus, makan bisa melanjutkan ke level berikutnya. Namun jika tidak lulus bisa mengulangi kembali. 

Menghafal Al Quran (surat pendek)

Menghafal Al Quran di umur sekarang memang bukanlah pekerjaan yang mudah. Namun, tentu itu bukan menjadi penghalang. Mulailah dengan Juz 30, yang berisi surat-surat pendek yang akan menjadi modal kita saat bacaan sholat nanti. Saya pun sudah mencoba menambah hafalan surat pendek ini. Namun, ternyata kebiasaan untuk membaca surat itu-itu saja sangat sulit dihilangkan. Jadi, saya berpikir untuk membuat catatan nama-nama surat pendek dan menentukan kapan dibaca. Jadi, sebelum sholat, cobalah lihat catatan tersebut dan mengingat surat pendek apa saja yang harus dibaca. Sehingga mengulang surat pendek yang itu-itu saja bisa dihindari.

Itulah beberapa kebiasaan yang ingin saya bentuk sebelum umur 40 tahun. Semoga ini bisa menjadi kebiasaan yang baik dan menjadikan kita lebih baik setiap harinya. Aamiin..

You Might Also Like

1 komentar

  1. Setuju banget untuk membentuk kebiasaan dan pola baiknya. Selain hidup sehat, kita jadi positif terus

    BalasHapus